nonton DJARUM INDONESIAN OPEN 2011 ke GBK langsung!
Serba mendadak dan spontan. Itulah yang aku lalui selama tiga hari
ini. SMS tiba-tiba dari teman dekat mengajakku untuk menonton Indonesia
Open 2012 di Istora,senayan. Awalnya bingung,karena baru kali ini aku ke
Jakarta tanpa tujuan yang jelas,bahkan mau tidur dimana pun belum tau.
Biasanya tiap kali ke kota orang,sudah ada yang menjemput,dan sudah
terjamin bagaimana hidupku disana.
akhirnya berbekal niat,q dan
temanku berempat berangkat ke Jakarta. Pengennya sih naek kereta
ekonomi,tawang Jaya tapi ternyata sudah kehabisan.Terpaksa kita naik bis
dan alhamdulillah masih ada bis terakhir.Semuanya serba terburu-buru
dan tanpa persiapan.Hanya doa,moga2 semua berjalan lancar. selama di
dalam bis,aku sibuk bertanya teman yang tau tentang jakarta mulai dari
eko adi,teman SMA ku zilmi,medhia,mira,,sampe kakak kelas yang bernama
mas zia yang sekarang kerja di Jakarta.
Berangkat ke Jakarta
dengan naik bis Selamet pukul 20.00 lalu sampai di terminal Lebak Bulus
pukul 07.00 Kita bersih-bersih diri di toilet terminal. Setelah itu kita
baru memikirkan mau kemana kita setelah ini. di saat kita baru
berpikir,temanku lilik,menyadari bahwa dompetnya hilang!untungnya tidak
ada uang di dalamnya,namun ATM untuk mengambil uang yang menjadi
penyelamat kita ikut kandas. Akhirnya kita saling patungan untuk biaya
hidup kita selama di Jakarta. Hilangnya dompet itupun bukan karena
kecopetan namun karena kecerobohan temanku.
Setelah kepanikan
dompet hilang teratasi,kita memutuskan untuk menuju istora
senayan,karena kita belum tahu mau menginap dimana. berbekal rute busway
yang sudah aku print dari Semarang, akhirnya kita naik busway dari
terminal lebak bulus menuju shelter harmoni lalu kita melanjutkan naik
busway menuju shelter GBK.
Perjalanan dari lebak bulus ke harmoni
ternyata memakan waktu 1 jam lamanya,karena baru kita sadari bahwa
shelter tersebut menghubungkan dari jakarta selatan ke pusat. Tapi kami
sangat menikmati perjalanan itu. saat kita berada di dalam busway,ada
"pemandangan asing" di luar busway yaitu saat tiba-tiba ada kejadian
motor jatuh karena tersenggol mobil,beberapa orang yang ada di sekitar
kejadian hanya melihat,dan hanya 2 orang yang berinisiatif untuk
membantu wanita yang jatuh dari motor tersebut. Pengendara mobil pun
keluar mobil melihat bodi mobilnya apakah ada yang tergores atau tidak,
dan membantu wanita yang jatuh itu dengan "asal-asalan" setelah itu dia
langsung masuk mobil dan pergi begitu saja.padahal aku melihat wanita
itu jalan dengan pincang memapah motornya. Aku dan teman-temanku yang
melihat kejadian itu hanya berguman "Oh..jakarta" ckckck..
Sampai
di harmoni,kami turun dan berpindah rute ke koridor busway tujuan Gelora
Bung Karno. Akhirnya pukul 09.30 kita sampai dengan selamat, kita
langsung berfoto-foto di tempat - tempat yang menurut kita menarik.
Setelah foto kita pun bergegas mencari tiket untuk menonton pertandingan
semifinal Indonesia Open 2012. Kita memilih tiket class 2, tiket paling
murah seharga Rp 75.000 per tiket. Setelah itu, kita memutuskan untuk
makan,di sekitar arena pertandingan ada food festival,akhirnya kita
makan di tempat itu. Kita memilih makan soto ayam lamongan yang tentunya
sudah tidak asing di lidah kita. Setelah makan,dan waktunya kita
membayar,betapa kagetnya soto ayam dan es teh (yang biasa banget)
dihargai Rp 25.000 per orang! di Semarang, per porsi itu paling cuma Rp
7.000 atau 8.000, betapa mahalnya hidup di Jakarta!
Aku dan teman
cewekku memutuskan untuk mandi,karena kami merasa gerah seharian jika
belum mandi,dan satu-satunya toilet yang ada ya toilet di istora. kami
cuek saja mandi di dalam toilet,hingga ada orang yang menggedor pintu
toiletku dan aku pun buru-buru keluar,ternyata antrian di luar sudah
panjang,hahahaha.Setelah mandi,kita membeli merchandise official
Indonesian Open 2012 mulai dari gantungan kunci,magnet,hingga kaos.
kemudian kita melihat Dio (maskot Indonesian Open 2012) menari dan
berjoget, mencoba face painting gratis,lalu kita berfoto di booth
Djarum.
Kita masuk ke arena dan saat itu pertandingan yang
berlangsung yaitu antara tunggal putri cina lawan cina. Setelah itu
dilanjutkan pertandingan ganda putra antara malaysia dan denmark.
herannya, sebagian besar penonton mengelu-elukan Denmark, dan
mengolok-olok tim Malaysia. kasihan sekali tim Malaysia,tidak melawan
tim Indonesia pun,mereka tetap dihujat. Tapi dukungan penonton terhadap
Denmark berbuah manis, tim Denmark unggul 2 set sekaligus. Kebanggaan
tim Denmark karena dukungan penonton diwujudkan dengan melempar kaos
mereka ke penonton.
Sebelum pertandingan tim Indonesia dimulai
ternyata ada guest star yang akan tampil mengisi,dan 2 guest star
tersebut adalah cherrybelle dan Judika. Baru kali ini aku lihat perform
cherrybelle secara live,tapi sayangnya suara mereka agak berantakan
karena tidak match dengan musiknya,bahkan terkesan saut-sautan,koreonya
pun gak kompak. Mereka asli cantik sih,tapi kurang menghibur menurutku.
Bahkan penonton cewek-cewek di belakang bangku kami, yang notabene anak
jakarta, pun berkali - kali menghujat cherrybelle dan mengeluarkan
kata-kata yang tidak enak didengar bahkan menginginkan cherrybelle
berhenti bernyanyi,tapi show must go on.Cherrybelle membawakan 5 lagu
dengan gaya khas mereka.Setelah cherrybelle,dilanjutkan perform dari
Judika yang hanya membawakan 3 lagu dan lagu pamungkas yang dibawakan
yaitu lagu dari coklat yang berjudul Bendera.Sumpah, lagu itu bikin
merinding,karena semua penonton pun ikut menyanyi dengan khidmat.
Setelah perform usai,inilah pertandingan yang
ditunggu-tunggu,pertandingan pertama yaitu ganda putri tim Indonesia
melawan China. Penonton di istora mengelu-elukan tim Indonesia, ternyata
ini yang menjadi berbeda kenapa orang suka nonton langsung,karena
euphorianya bener-bener kerasa banget!teriakan - teriakan dukungan untuk
tim Indonesia tak pernah berhenti.
Meskipun tim ganda putri
Indonesia kalah,tapi kekalahan mereka adalah kekalahan dramatis,dengan
nilai yan g tidak jauh dan bahkan mereka sudah berjuang mati-matian,,hal
itu pula yang dialami oleh tim ganda putra Indonesia saat melawan tim
Korea. kejadian cukup menarik adalah saat tim ganda putra Indonesia
melawan Korea,sebagian besar penonton yang merupakan kaum hawa,justru
menyerukan nama pemain Korea yang memang masih muda dan tampan bernama
Lee, termasuk penonton cewek-cewek di belakang bangku kami yang tadi
menghujat cherrybelle.Dalam hati,aku berpikir ternyata cewek-cewek ini
kaum ababil dan alay,hahaha...
Alhamdulillah,tunggal putra
Indonesia, Simon Santoso berhasil melaju ke final melawan India. dan tim
ganda campuran Indonesia pun melaju ke final dengan usaha yang cukup
berat dan dramatis,karena di babak ketiga Indonesia terpaut selisih 4
angka oleh China,tapi tak disangka lilyana natsir dan Tontowi Ahmad
berhasil menyamai skor dan bahkan mengungguli. terharu dan bangga,dua
perasaan itu menyelimuti hatiku usai melihat pertandingan.Bahkan tahun
depan aku pun ingin bisa melihat lagi turnamen kejuaraan ini.
Sepulang
dari istora jam sudah menunjukkan pukul 20.00, kita segera bergegas
karena takut ketinggalan busway.Kami menuju penginapan bernama Mess
Kwini yang berada di Jl Kwini 2 no.02 Jakrta Pusat,tempatnya deket RSPAD
Gatoet Soebroto,bisa jadi referensi untuk temen-temen yang butuhu
penginapan murah,cuma Rp 180.000 aja semalam,fasilitas kamarnya enak dan
nyaman,selain dapet sarapan juga dapet makan malam juga lho.Tapi gak
enaknya banyak aturan contohnya satu kamar maksimal berdua aja,trus
gerbang mess ditutup jam 24.00 (berasa kayak kos'an) selebihnya sih
oke-oke aja.
Hari yang cukup melelahkan dan mendebarkan di ibu kota dan kita tutup dengan tidur nyenyak..:)
gan info soal mess kwini dong .. foto , hrga, fasilitas ..
BalasHapuskalo foto kebetulan waktu itu gak sempet foto2...harga waktu itu sih Rp 180.000 per kamar (1 kamar maks.2 orang)
BalasHapusalamat di Jl.Kwini no.2 (persis samping RSPAD Gatoet Subroto) naik busway turun di halte RSPAD Gatot Subroto
halo...ada no telp mess kwini? cari2 di google ga nemu euy..:)
BalasHapusmakasih yaa